Perbedaan Celo dan Orchid: Celo diperdagangkan di Rp1.297 (kapitalisasi pasar Rp787,94M, volume 24 jam Rp114,04M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai Celo dibatasi (603,8M / 1B CELO (61%)), sedangkan Orchid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Orchid selama 42 Hari.
| CELO | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,94M | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp114,04M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 83 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →