Perbedaan Celo dan Ordinals: Celo diperdagangkan di Rp1.292 (kapitalisasi pasar Rp782,67M, volume 24 jam Rp118,05M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp64.252 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp275,26M). Perbedaan utamanya: Ordinals lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Celo 603,8M / 1B CELO (61%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| CELO | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp782,67M | Rp1,35T |
Volume (24h) | Rp118,05M | Rp275,26M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →