Perbedaan Celo dan Marblex: Celo diperdagangkan di Rp1.290 (kapitalisasi pasar Rp782,67M, volume 24 jam Rp118,05M), sedangkan Marblex diperdagangkan di Rp447,07 (kapitalisasi pasar Rp125,78M, volume 24 jam Rp10,65M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Marblex, dan suplai Celo dibatasi (603,8M / 1B CELO (61%)), sedangkan Marblex terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Marblex selama 15 Hari.
| CELO | MBX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp782,67M | Rp125,78M |
Volume (24h) | Rp118,05M | Rp10,65M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 278,1M MBX |
Typical Hold Time | 83 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →MBX adalah token Klaytn Compatible Token (KCT) yang berjalan di atas blockchain Klaytn. Teknologi Klaytn dirancang untuk performa tinggi, memungkinkan pemrosesan transaksi dengan cepat dan efisien. KCT dibangun menggunakan algoritma konsensus Istanbul BFT, sehingga menjamin keandalan dan transparansi di mainnet. Berkat keunggulan KCT, token MBX mampu menangani volume transaksi besar terkait konten game dengan cepat, sekaligus memberikan pengalaman operasional dan manajemen yang andal serta transparan bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MBX →