Perbedaan Celo dan Solayer: Celo diperdagangkan di Rp1.103 (kapitalisasi pasar Rp667,91M, volume 24 jam Rp18,04M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.057 (kapitalisasi pasar Rp503,08M, volume 24 jam Rp198,35M). Perbedaan utamanya: Celo lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Celo dibatasi (605,3M / 1B CELO (61%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 84 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| CELO | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp667,91M | Rp503,08M |
Volume (24h) | Rp18,04M | Rp198,35M |
Suplai yang Beredar | 605,3M / 1B CELO (61%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 84 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →