Perbedaan Celo dan JasmyCoin: Celo diperdagangkan di Rp1.312 (kapitalisasi pasar Rp794,66M, volume 24 jam Rp115,69M), sedangkan JasmyCoin diperdagangkan di Rp78,72 (kapitalisasi pasar Rp3,88T, volume 24 jam Rp129,81M). Perbedaan utamanya: JasmyCoin jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Celo, dan suplai beredar Celo 603,8M / 1B CELO (61%) dibanding 49,4B / 50B JASMY (99%) milik JasmyCoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan JasmyCoin selama 42 Hari.
| CELO | JASMY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp794,66M | Rp3,88T |
Volume (24h) | Rp115,69M | Rp129,81M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 49,4B / 50B JASMY (99%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →JasmyCoin merupakan token standar ERC-20. Token ini bisa digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis untuk mentransfer token melalui perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran layanan. Tanpa membatasi kegunaannya, JASMY dapat memiliki berbagai tujuan.
Selengkapnya di halaman JASMY →