Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA) vs Suparma Tbk. (SPMA)

Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.Trading
Suparma Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. dan Suparma Tbk.: Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.170 (kapitalisasi pasar 1,29 T, volume 24 jam 13,7 rb), sedangkan Suparma Tbk. diperdagangkan di Rp168 (kapitalisasi pasar 697,05 M, volume 24 jam 339,9 rb). Perbedaan utamanya: Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Suparma Tbk. lebih aktif diperdagangkan (339,9 rb vs 13,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CEKASPMA
Kapitalisasi Pasar
1,29 T697,05 M
Volume
13,7 rb339,9 rb
Lot
1373,4 rb
Perputaran
29,64 jt57,35 jt
Harga Rata-rata
2.163,21168,71
Nilai Transaksi
29,64 jt57,35 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.170168
Volume Ekuilibrium Indikatif
22

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CEKA
Lihat detail
SPMA
Lihat detail

Tentang Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

PT Cahaya Kalbar Tbk (the Company), has been engaged in the edible oil business since 1968. The factory in Pluit Jakarta, was built in 1972 with the initial purposes to produce Cooking Oil and Margarine. In 1992, the Company has succeeded in penetrating the international Specialty Fats market. In the end of 1995, the Company acquired the full ownership of PT Inticocoa Abadi Industri located at Jababeka Industrial Estate I Cikarang, Bekasi – West Java, which produces Pure Prime Pressed Cocoa Butter, Cocoa Mass, Natural Cocoa Cake, and Natural Cocoa Powder. In 1997, the Company acquired ownership of PT Mintawi factory and several individual lands located in Pontianak, West Kalimantan. This factory produces lllipe Butter, Shea Fat, Cooking Oil, Palm Kernel Oil, and their fractions.

Selengkapnya di halaman CEKA

Tentang Suparma Tbk.

PT Suparma Tbk (Entity) was established under the Domestic Capital Investment Law No. 6 of 1968 as amended by Law No. 12 of 1970 based on the Notarial Deed No. 29 of Tjahjadi Hartanto, S.H., on August 25, 1976. The Entity's name, PT Supar Inpama was changed to PT Suparma based in the Notarial Deed No. 5 dated December 7, 1978 of the same notary.

Selengkapnya di halaman SPMA