Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Chandra Daya Investasi Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chandra Daya Investasi Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Chandra Daya Investasi Tbk. diperdagangkan di Rp735 (kapitalisasi pasar 84,26 T, volume 24 jam 136,49 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.610 (kapitalisasi pasar 13,91 T, volume 24 jam 538,4 rb). Perbedaan utamanya: Chandra Daya Investasi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Abadi Lestari Indonesia Tbk., dan Chandra Daya Investasi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (136,49 jt vs 538,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CDIARLCO
Kapitalisasi Pasar
84,26 T13,91 T
Volume
136,49 jt538,4 rb
Lot
1,36 jt5,38 rb
Perputaran
97,53 M2,47 M
Harga Rata-rata
714,524.589,19
Nilai Transaksi
97,53 M2,47 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
7354.610
Volume Ekuilibrium Indikatif
54,59 rb150

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CDIA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Chandra Daya Investasi Tbk.

PT Chandra Daya Investasi Tbk. the (Company) was established based on Notarial Deed No. 26 dated February 8, 2023, of Jose Dirma Satria, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2023. The Company is a subsidiary of PT Chandra Asri Pacific Tbk and belongs to a group of companies owned by PT Barito Pacific Tbk (Barito Pacific Group). Mr. Pajogo Pangestu is the ultimate beneficial owner of the Company.

Selengkapnya di halaman CDIA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO