Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) vs Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS)

Chandra Daya Investasi Tbk.Trading
Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chandra Daya Investasi Tbk. dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.: Chandra Daya Investasi Tbk. diperdagangkan di Rp635 (kapitalisasi pasar 79,27 T, volume 24 jam 22,37 jt), sedangkan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp163 (kapitalisasi pasar 294,6 M, volume 24 jam 1,22 jt). Perbedaan utamanya: Chandra Daya Investasi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 269,1× kapitalisasi pasar Cahayasakti Investindo Sukses Tbk., dan Chandra Daya Investasi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (22,37 jt vs 1,22 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CDIACSIS
Kapitalisasi Pasar
79,27 T294,6 M
Volume
22,37 jt1,22 jt
Lot
223,74 rb12,24 rb
Perputaran
14,26 M199,03 jt
Harga Rata-rata
637,18162,68
Nilai Transaksi
14,26 M199,03 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
635163
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,37 rb186

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CDIA
Lihat detail
CSIS
Lihat detail

Tentang Chandra Daya Investasi Tbk.

PT Chandra Daya Investasi Tbk. the (Company) was established based on Notarial Deed No. 26 dated February 8, 2023, of Jose Dirma Satria, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2023. The Company is a subsidiary of PT Chandra Asri Pacific Tbk and belongs to a group of companies owned by PT Barito Pacific Tbk (Barito Pacific Group). Mr. Pajogo Pangestu is the ultimate beneficial owner of the Company.

Selengkapnya di halaman CDIA

Tentang Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS