Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Tunas Baru Lampung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Tunas Baru Lampung Tbk.: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp266 (kapitalisasi pasar 349,33 M, volume 24 jam 242,1 rb), sedangkan Tunas Baru Lampung Tbk. diperdagangkan di Rp615 (kapitalisasi pasar 3,77 T, volume 24 jam 284,8 rb). Perbedaan utamanya: Tunas Baru Lampung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Communication Cable Systems Indonesia Tbk., dan Tunas Baru Lampung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (284,8 rb vs 242,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSITBLA
Kapitalisasi Pasar
349,33 M3,77 T
Volume
242,1 rb284,8 rb
Lot
2,42 rb2,85 rb
Perputaran
65,05 jt176,35 jt
Harga Rata-rata
268,7619,21
Nilai Transaksi
65,05 jt176,35 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
258625
Volume Ekuilibrium Indikatif
144,4 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
TBLA
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Tunas Baru Lampung Tbk.

PT Tunas Baru Lampung Tbk (the Company) was established by virtue of Notarial Deed No. 23 dated December 22, 1973 of Halim Kurniawan, S.H., public notary in Teluk Betung. PT. Tunas Baru Lampung is a member of Sungai Budi Group which was founded in 1947 and is a pioneer in Indonesia`s agricultural industry.

Selengkapnya di halaman TBLA