Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Niramas Utama Tbk. (JELI)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Niramas Utama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Niramas Utama Tbk.: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp266 (kapitalisasi pasar 349,33 M, volume 24 jam 434 rb), sedangkan Niramas Utama Tbk. diperdagangkan di Rp640 (kapitalisasi pasar 848,22 M, volume 24 jam 8,12 jt). Perbedaan utamanya: Niramas Utama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Communication Cable Systems Indonesia Tbk., dan Niramas Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,12 jt vs 434 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSIJELI
Kapitalisasi Pasar
349,33 M848,22 M
Volume
434 rb8,12 jt
Lot
4,34 rb81,23 rb
Perputaran
114,79 jt5,23 M
Harga Rata-rata
264,48643,95
Nilai Transaksi
114,79 jt5,23 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
258670
Volume Ekuilibrium Indikatif
14180,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
JELI
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Niramas Utama Tbk.

PT. Niramas Utama Tbk. (the Company) formerly PT Nata Sari Raya was established based on Notarial Deed No. 86 dated 22 November 1990, by Notary Samsul Hadi, S.H. The Company started its commercial operations in 1994. The parent entity and the ultimate parent entity of the Company are PT Niramas Utama International and PT Supra Sentral Investama

Selengkapnya di halaman JELI