Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp262 (kapitalisasi pasar 344 M, volume 24 jam 123,7 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.170 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 631,1 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Communication Cable Systems Indonesia Tbk., dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (631,1 rb vs 123,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSIIPCC
Kapitalisasi Pasar
344 M2,11 T
Volume
123,7 rb631,1 rb
Lot
1,24 rb6,31 rb
Perputaran
31,86 jt737,4 jt
Harga Rata-rata
257,531.168,43
Nilai Transaksi
31,86 jt737,4 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2621.170
Volume Ekuilibrium Indikatif
3130

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC