Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp246 (kapitalisasi pasar 333,33 M, volume 24 jam 187,6 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 18,7× kapitalisasi pasar Communication Cable Systems Indonesia Tbk., dan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (187,6 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSIEPMT
Kapitalisasi Pasar
333,33 M6,23 T
Volume
187,6 rb3,1 rb
Lot
1,88 rb31
Perputaran
45,7 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
243,632.325,48
Nilai Transaksi
45,7 jt7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
246
Volume Ekuilibrium Indikatif
16

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT