Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Cipta Sarana Medika Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Cipta Sarana Medika Tbk.: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp246 (kapitalisasi pasar 333,33 M, volume 24 jam 187,6 rb), sedangkan Cipta Sarana Medika Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 158,12 M, volume 24 jam 8,21 jt). Perbedaan utamanya: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Cipta Sarana Medika Tbk., dan Cipta Sarana Medika Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,21 jt vs 187,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSIDKHH
Kapitalisasi Pasar
333,33 M158,12 M
Volume
187,6 rb8,21 jt
Lot
1,88 rb82,15 rb
Perputaran
45,7 jt515,2 jt
Harga Rata-rata
243,6362,72
Nilai Transaksi
45,7 jt515,2 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
24663
Volume Ekuilibrium Indikatif
161,33 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
DKHH
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Cipta Sarana Medika Tbk.

PT Cipta Sarana Medika Tbk (the Company) was established based on Deed No. 90 dated September 17, 2014 by Dede Fujianti, SH., M.Kn., Notary in Sukabumi. The Company ultimate parent entity is PT Siliwangi Djajakusumah Bersatu. The Company started its commercial operations in 2014.

Selengkapnya di halaman DKHH