Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Daaz Bara Lestari Tbk. (DAAZ)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Daaz Bara Lestari Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Daaz Bara Lestari Tbk.: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp246 (kapitalisasi pasar 333,33 M, volume 24 jam 187,6 rb), sedangkan Daaz Bara Lestari Tbk. diperdagangkan di Rp1.500 (kapitalisasi pasar 3,04 T, volume 24 jam 171,3 rb). Perbedaan utamanya: Daaz Bara Lestari Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9,1× kapitalisasi pasar Communication Cable Systems Indonesia Tbk., dan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (187,6 rb vs 171,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSIDAAZ
Kapitalisasi Pasar
333,33 M3,04 T
Volume
187,6 rb171,3 rb
Lot
1,88 rb1,71 rb
Perputaran
45,7 jt258,66 jt
Harga Rata-rata
243,631.510
Nilai Transaksi
45,7 jt258,66 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2461.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
16200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
DAAZ
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Daaz Bara Lestari Tbk.

PT Daaz Bara Lestari Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 15, dated November 12, 2009, made before Iswandi, S.H., as the subtitute notary of Yulia S.H., Notary in Jakarta. The ultimate parent of the Company is PT Daaz Nusantara Abadi. The Company started commercial operations in 2019.

Selengkapnya di halaman DAAZ