Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) vs Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS)

Communication Cable Systems Indonesia Tbk.Trading
Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp262 (kapitalisasi pasar 344 M, volume 24 jam 123,7 rb), sedangkan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp200 (kapitalisasi pasar 362,3 M, volume 24 jam 1,41 jt). Perbedaan utamanya: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,41 jt vs 123,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CCSICSIS
Kapitalisasi Pasar
344 M362,3 M
Volume
123,7 rb1,41 jt
Lot
1,24 rb14,1 rb
Perputaran
31,86 jt278,38 jt
Harga Rata-rata
257,53197,42
Nilai Transaksi
31,86 jt278,38 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
262200
Volume Ekuilibrium Indikatif
31141

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CCSI
Lihat detail
CSIS
Lihat detail

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI

Tentang Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS