Perbedaan CantonNetwork dan Epic Chain: CantonNetwork diperdagangkan di Rp1.764 (kapitalisasi pasar Rp69,38T, volume 24 jam Rp307,1M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp6.224 (kapitalisasi pasar Rp209,23M, volume 24 jam Rp283,85M). Perbedaan utamanya: CantonNetwork jauh lebih besar — sekitar 331,6× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan CantonNetwork terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CantonNetwork selama 8 Hari dan Epic Chain selama 9 Hari.
| CC | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp69,38T | Rp209,23M |
Volume (24h) | Rp307,1M | Rp283,85M |
Suplai yang Beredar | 39,3B CC | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Canton Network adalah blockchain layer-1 untuk RWA dan TradFi, dengan smart contract dan privasi yang dapat diatur. Konsensus dua tingkatnya mendukung aplikasi yang skalabel dan saling terhubung. Canton Coin (CC) dipakai untuk biaya jaringan dan memberi insentif pengguna.
Selengkapnya di halaman CC →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →