Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Citra Borneo Utama Tbk. (CBUT) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Citra Borneo Utama Tbk.Trading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Citra Borneo Utama Tbk. dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Citra Borneo Utama Tbk. diperdagangkan di Rp795 (kapitalisasi pasar 2,47 T, volume 24 jam 58,6 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Citra Borneo Utama Tbk., dan Citra Borneo Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (58,6 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CBUTEPMT
Kapitalisasi Pasar
2,47 T6,23 T
Volume
58,6 rb3,1 rb
Lot
58631
Perputaran
46,6 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
795,152.325,48
Nilai Transaksi
46,6 jt7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
795
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CBUT
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Citra Borneo Utama Tbk.

PT Citra Borneo Utama Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 102 dated 14 March 2013 of Teguh Hendrawan, S.H., M.Kn. Notary in Pangkalan Bun. The Company commenced its commercial activities in August 2018.

Selengkapnya di halaman CBUT

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT