Perbedaan Cobak Token dan Steem: Cobak Token diperdagangkan di Rp3.282 (kapitalisasi pasar Rp325,88M, volume 24 jam Rp45,49M), sedangkan Steem diperdagangkan di Rp722,54 (kapitalisasi pasar Rp400,47M, volume 24 jam Rp44,71M). Perbedaan utamanya: Steem lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cobak Token dibatasi (100M / 100M CBK (100%)), sedangkan Steem terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cobak Token selama 16 Hari dan Steem selama 43 Hari.
| CBK | STEEM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp325,88M | Rp400,47M |
Volume (24h) | Rp45,49M | Rp44,71M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M CBK (100%) | 552,3M STEEM |
Typical Hold Time | 16 Hari | 43 Hari |
Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →Steem (STEEM) adalah mata uang kripto asli dari blockchain Steem, sebuah platform media sosial terdesentralisasi yang dirancang untuk memberi penghargaan kepada pengguna atas pembuatan, kurasi, dan interaksi dengan konten. STEEM bertujuan untuk mendemokratisasi media sosial dan memonetisasi konten dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
Selengkapnya di halaman STEEM →