Perbedaan Cobak Token dan Parcl: Cobak Token diperdagangkan di Rp3.284 (kapitalisasi pasar Rp327,45M, volume 24 jam Rp47,32M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp117,42 (kapitalisasi pasar Rp48,56M, volume 24 jam Rp5,03M). Perbedaan utamanya: Cobak Token jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar Cobak Token 100M / 100M CBK (100%) dibanding 412,3M / 1B PRCL (42%) milik Parcl. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cobak Token selama 16 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| CBK | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp327,45M | Rp48,56M |
Volume (24h) | Rp47,32M | Rp5,03M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M CBK (100%) | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →