Perbedaan Cobak Token dan Epic Chain: Cobak Token diperdagangkan di Rp3.282 (kapitalisasi pasar Rp325,88M, volume 24 jam Rp45,49M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp6.927 (kapitalisasi pasar Rp232,94M, volume 24 jam Rp187,57M). Perbedaan utamanya: Cobak Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cobak Token 100M / 100M CBK (100%) dibanding 33,6M / 33,6M EPIC (100%) milik Epic Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cobak Token selama 16 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| CBK | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp325,88M | Rp232,94M |
Volume (24h) | Rp45,49M | Rp187,57M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M CBK (100%) | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →