Perbedaan Cobak Token dan Core: Cobak Token diperdagangkan di Rp3.282 (kapitalisasi pasar Rp325,88M, volume 24 jam Rp45,49M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M). Perbedaan utamanya: Core lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cobak Token 100M / 100M CBK (100%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cobak Token selama 16 Hari dan Core selama 37 Hari.
| CBK | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp325,88M | Rp546,48M |
Volume (24h) | Rp45,49M | Rp64,48M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M CBK (100%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 37 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →