Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Bangun Kosambi Sukses Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bangun Kosambi Sukses Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Bangun Kosambi Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp3.500 (kapitalisasi pasar 19,5 T, volume 24 jam 1,85 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 2,99 jt). Perbedaan utamanya: Bangun Kosambi Sukses Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,4× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan IMC Pelita Logistik Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,99 jt vs 1,85 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CBDKPSSI
Kapitalisasi Pasar
19,5 T1,71 T
Volume
1,85 jt2,99 jt
Lot
18,52 rb29,87 rb
Perputaran
6,5 M945,57 jt
Harga Rata-rata
3.512,14316,52
Nilai Transaksi
6,5 M945,57 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.500316
Volume Ekuilibrium Indikatif
5221

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CBDK
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Bangun Kosambi Sukses Tbk.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 01 of Djedjem Widjaja, S.H., M.H., dated 3 April 2000. The Company commenced its commercial operations in 2020. The Company is controlled by its immediate parent company, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, domiciled in Jakarta and its ultimate parent companies are PT Agung Sedayu and PT Tunas Mekar Jaya, domiciled in Jakarta.

Selengkapnya di halaman CBDK

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI