Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Bangun Kosambi Sukses Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bangun Kosambi Sukses Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Bangun Kosambi Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp3.500 (kapitalisasi pasar 19,5 T, volume 24 jam 1,85 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 382 rb). Perbedaan utamanya: Bangun Kosambi Sukses Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar Jaya Agra Wattie Tbk, dan Bangun Kosambi Sukses Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,85 jt vs 382 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CBDKJAWA
Kapitalisasi Pasar
19,5 T1,87 T
Volume
1,85 jt382 rb
Lot
18,52 rb3,82 rb
Perputaran
6,5 M43,65 jt
Harga Rata-rata
3.512,14114,26
Nilai Transaksi
6,5 M43,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.500115
Volume Ekuilibrium Indikatif
52294

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CBDK
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Bangun Kosambi Sukses Tbk.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 01 of Djedjem Widjaja, S.H., M.H., dated 3 April 2000. The Company commenced its commercial operations in 2020. The Company is controlled by its immediate parent company, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, domiciled in Jakarta and its ultimate parent companies are PT Agung Sedayu and PT Tunas Mekar Jaya, domiciled in Jakarta.

Selengkapnya di halaman CBDK

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA