Perbedaan Catizen dan Slash Vision Labs: Catizen diperdagangkan di Rp692,49 (kapitalisasi pasar Rp461,89M, volume 24 jam Rp66,26M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp174,5 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp1,44M). Perbedaan utamanya: suplai Catizen dibatasi (670,1M / 1B CATI (68%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Catizen lebih aktif diperdagangkan (Rp66,26M vs Rp1,44M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Catizen selama 27 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| CATI | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp461,89M | -- |
Volume (24h) | Rp66,26M | Rp1,44M |
Suplai yang Beredar | 670,1M / 1B CATI (68%) | -- |
Typical Hold Time | 27 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Catizen adalah bot game inovatif di Telegram yang mengintegrasikan blockchain Telegram x TON dengan mulus. Tujuannya adalah untuk mentransformasi akses Web3 dengan memungkinkan pembayaran mobile yang praktis. Dengan memanfaatkan basis pengguna besar Telegram, Catizen bertujuan untuk menjadi pusat utama untuk lalu lintas Web3, menarik ratusan miliar pengguna. Catizen akan berfungsi sebagai pusat mini-aplikasi, menggabungkan fitur unik Launchpool dengan video pendek dan e-commerce. Hal ini akan menarik dan melibatkan pengguna melalui gamifikasi dan inisiatif Play-to-Airdrop yang strategis, merevolusi cara pengguna mengakses dan terlibat dengan ekosistem Web3.
Selengkapnya di halaman CATI →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →