Perbedaan Catizen dan Neon EVM: Catizen diperdagangkan di Rp693,65 (kapitalisasi pasar Rp464,39M, volume 24 jam Rp67,16M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp331,7 (kapitalisasi pasar Rp79,1M, volume 24 jam Rp7,35M). Perbedaan utamanya: Catizen jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Catizen 670,1M / 1B CATI (68%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Catizen selama 27 Hari dan Neon EVM selama 17 Hari.
| CATI | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp464,39M | Rp79,1M |
Volume (24h) | Rp67,16M | Rp7,35M |
Suplai yang Beredar | 670,1M / 1B CATI (68%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 27 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Catizen adalah bot game inovatif di Telegram yang mengintegrasikan blockchain Telegram x TON dengan mulus. Tujuannya adalah untuk mentransformasi akses Web3 dengan memungkinkan pembayaran mobile yang praktis. Dengan memanfaatkan basis pengguna besar Telegram, Catizen bertujuan untuk menjadi pusat utama untuk lalu lintas Web3, menarik ratusan miliar pengguna. Catizen akan berfungsi sebagai pusat mini-aplikasi, menggabungkan fitur unik Launchpool dengan video pendek dan e-commerce. Hal ini akan menarik dan melibatkan pengguna melalui gamifikasi dan inisiatif Play-to-Airdrop yang strategis, merevolusi cara pengguna mengakses dan terlibat dengan ekosistem Web3.
Selengkapnya di halaman CATI →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →