Perbedaan Catizen dan GMX: Catizen diperdagangkan di Rp689,93 (kapitalisasi pasar Rp461,89M, volume 24 jam Rp66,26M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp101.664 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp44,65M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Catizen, dan suplai beredar Catizen 670,1M / 1B CATI (68%) dibanding 10,4M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Catizen selama 27 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| CATI | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp461,89M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp66,26M | Rp44,65M |
Suplai yang Beredar | 670,1M / 1B CATI (68%) | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 27 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Catizen adalah bot game inovatif di Telegram yang mengintegrasikan blockchain Telegram x TON dengan mulus. Tujuannya adalah untuk mentransformasi akses Web3 dengan memungkinkan pembayaran mobile yang praktis. Dengan memanfaatkan basis pengguna besar Telegram, Catizen bertujuan untuk menjadi pusat utama untuk lalu lintas Web3, menarik ratusan miliar pengguna. Catizen akan berfungsi sebagai pusat mini-aplikasi, menggabungkan fitur unik Launchpool dengan video pendek dan e-commerce. Hal ini akan menarik dan melibatkan pengguna melalui gamifikasi dan inisiatif Play-to-Airdrop yang strategis, merevolusi cara pengguna mengakses dan terlibat dengan ekosistem Web3.
Selengkapnya di halaman CATI →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →