Perbedaan Catizen dan DigiByte: Catizen diperdagangkan di Rp690,35 (kapitalisasi pasar Rp461,89M, volume 24 jam Rp66,26M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M). Perbedaan utamanya: DigiByte lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Catizen 670,1M / 1B CATI (68%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Catizen selama 27 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| CATI | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp461,89M | Rp820,78M |
Volume (24h) | Rp66,26M | Rp51,6M |
Suplai yang Beredar | 670,1M / 1B CATI (68%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 27 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Catizen adalah bot game inovatif di Telegram yang mengintegrasikan blockchain Telegram x TON dengan mulus. Tujuannya adalah untuk mentransformasi akses Web3 dengan memungkinkan pembayaran mobile yang praktis. Dengan memanfaatkan basis pengguna besar Telegram, Catizen bertujuan untuk menjadi pusat utama untuk lalu lintas Web3, menarik ratusan miliar pengguna. Catizen akan berfungsi sebagai pusat mini-aplikasi, menggabungkan fitur unik Launchpool dengan video pendek dan e-commerce. Hal ini akan menarik dan melibatkan pengguna melalui gamifikasi dan inisiatif Play-to-Airdrop yang strategis, merevolusi cara pengguna mengakses dan terlibat dengan ekosistem Web3.
Selengkapnya di halaman CATI →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →