Perbedaan Catizen dan Cetus Protocol: Catizen diperdagangkan di Rp694,09 (kapitalisasi pasar Rp464,39M, volume 24 jam Rp67,16M), sedangkan Cetus Protocol diperdagangkan di Rp322,53 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M). Perbedaan utamanya: Catizen lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Catizen 670,1M / 1B CATI (68%) dibanding 956,5M / 1B CETUS (96%) milik Cetus Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Catizen selama 27 Hari dan Cetus Protocol selama 30 Hari.
| CATI | CETUS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp464,39M | Rp308,06M |
Volume (24h) | Rp67,16M | Rp30,25M |
Suplai yang Beredar | 670,1M / 1B CATI (68%) | 956,5M / 1B CETUS (96%) |
Typical Hold Time | 27 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Catizen adalah bot game inovatif di Telegram yang mengintegrasikan blockchain Telegram x TON dengan mulus. Tujuannya adalah untuk mentransformasi akses Web3 dengan memungkinkan pembayaran mobile yang praktis. Dengan memanfaatkan basis pengguna besar Telegram, Catizen bertujuan untuk menjadi pusat utama untuk lalu lintas Web3, menarik ratusan miliar pengguna. Catizen akan berfungsi sebagai pusat mini-aplikasi, menggabungkan fitur unik Launchpool dengan video pendek dan e-commerce. Hal ini akan menarik dan melibatkan pengguna melalui gamifikasi dan inisiatif Play-to-Airdrop yang strategis, merevolusi cara pengguna mengakses dan terlibat dengan ekosistem Web3.
Selengkapnya di halaman CATI →Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →