Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Capital Financial Indonesia Tbk. (CASA) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Capital Financial Indonesia Tbk.Trading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Capital Financial Indonesia Tbk. dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Capital Financial Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.800 (kapitalisasi pasar 107,05 T, volume 24 jam 185,1 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Capital Financial Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 17,2× kapitalisasi pasar Enseval Putera Megatrading Tbk., dan Capital Financial Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (185,1 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CASAEPMT
Kapitalisasi Pasar
107,05 T6,23 T
Volume
185,1 rb3,1 rb
Lot
1,85 rb31
Perputaran
353,89 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
1.911,92.325,48
Nilai Transaksi
353,89 jt7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.800
Volume Ekuilibrium Indikatif
50

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CASA
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Capital Financial Indonesia Tbk.

PT Capital Financial Indonesia Tbk (the Company) was established under its original name of PT Baron Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated Juny 4, 2009 of Yulia, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman CASA

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT