Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk.Trading
Merdeka Gold Resources Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. diperdagangkan di Rp85 (kapitalisasi pasar 1,28 T, volume 24 jam 2,81 jt), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp5.750 (kapitalisasi pasar 84,34 T, volume 24 jam 3,53 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 65,9× kapitalisasi pasar Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk., dan Merdeka Gold Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,53 jt vs 2,81 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CARSEMAS
Kapitalisasi Pasar
1,28 T84,34 T
Volume
2,81 jt3,53 jt
Lot
28,14 rb35,34 rb
Perputaran
234,27 jt20,3 M
Harga Rata-rata
83,245.743,21
Nilai Transaksi
234,27 jt20,3 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
855.750
Volume Ekuilibrium Indikatif
29,4 rb145

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CARS
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk.

PT Bintraco Dharma Tbk (the Company) was established in conformity with Notarial Deed of R.M. Soeprapto, S.H., No. 1 dated June 1, 1969.

Selengkapnya di halaman CARS

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS