Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Camp Network (CAMP) vs SKALE (SKL)

Camp NetworkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Camp Network dan SKALE: Camp Network diperdagangkan di Rp11,38 (kapitalisasi pasar Rp33,28M, volume 24 jam Rp12,61M), sedangkan SKALE diperdagangkan di Rp77,42 (kapitalisasi pasar Rp483,2M, volume 24 jam Rp233,68M). Perbedaan utamanya: SKALE jauh lebih besar — sekitar 14,5× kapitalisasi pasar Camp Network, dan suplai beredar Camp Network 2,9B / 10B CAMP (29%) dibanding 6,2B / 7B SKL (89%) milik SKALE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Camp Network selama 28 Hari dan SKALE selama 18 Hari.

CAMPSKL
Kap. Pasar
Rp33,28MRp483,2M
Volume (24h)
Rp12,61MRp233,68M
Suplai yang Beredar
2,9B / 10B CAMP (29%)6,2B / 7B SKL (89%)
Typical Hold Time
28 Hari18 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

CAMP
98% Beli2% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 28 Hari
SKL
57% Beli43% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 18 Hari

Tentang Camp Network

Camp Network adalah blockchain Layer-1 yang dirancang untuk agen AI dengan memanfaatkan kekayaan intelektual (IP) milik pengguna. Protokol ini memungkinkan tokenisasi dan pendaftaran IP secara on-chain—seperti musik dan gambar—untuk pelatihan, remixing, dan monetisasi. Dengan registrasi tanpa gas (gasless) dan lingkungan terisolasi untuk alur kerja, pengembang dapat membuat application chain khusus demi skalabilitas dan performa yang lebih baik.

Selengkapnya di halaman CAMP

Tentang SKALE

SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.

Selengkapnya di halaman SKL