Perbedaan Camp Network dan Layer3: Camp Network diperdagangkan di Rp5,17 (kapitalisasi pasar Rp14,84M, volume 24 jam Rp10,5M), sedangkan Layer3 diperdagangkan di Rp72,85 (kapitalisasi pasar Rp107,51M, volume 24 jam Rp13,61M). Perbedaan utamanya: Layer3 jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Camp Network, dan suplai beredar Camp Network 2,9B / 10B CAMP (29%) dibanding 1,5B / 3,3B L3 (45%) milik Layer3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Camp Network selama 31 Hari dan Layer3 selama 9 Hari.
| CAMP | L3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,84M | Rp107,51M |
Volume (24h) | Rp10,5M | Rp13,61M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 10B CAMP (29%) | 1,5B / 3,3B L3 (45%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Camp Network adalah blockchain Layer-1 yang dirancang untuk agen AI dengan memanfaatkan kekayaan intelektual (IP) milik pengguna. Protokol ini memungkinkan tokenisasi dan pendaftaran IP secara on-chain—seperti musik dan gambar—untuk pelatihan, remixing, dan monetisasi. Dengan registrasi tanpa gas (gasless) dan lingkungan terisolasi untuk alur kerja, pengembang dapat membuat application chain khusus demi skalabilitas dan performa yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman CAMP →Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →