Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) vs Phapros Tbk. (PEHA)

Cahayaputra Asa Keramik TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cahayaputra Asa Keramik Tbk dan Phapros Tbk.: Cahayaputra Asa Keramik Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 170,87 M, volume 24 jam 1,58 jt), sedangkan Phapros Tbk. diperdagangkan di Rp264 (kapitalisasi pasar 221,76 M, volume 24 jam 131,5 rb). Perbedaan utamanya: Phapros Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Cahayaputra Asa Keramik Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,58 jt vs 131,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CAKKPEHA
Kapitalisasi Pasar
170,87 M221,76 M
Volume
1,58 jt131,5 rb
Lot
15,84 rb1,32 rb
Perputaran
232,77 jt35,27 jt
Harga Rata-rata
146,98268,19
Nilai Transaksi
232,77 jt35,27 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144264
Volume Ekuilibrium Indikatif
12620

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CAKK
Lihat detail
PEHA
Lihat detail

Tentang Cahayaputra Asa Keramik Tbk

PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (“the Company”) was established in Jakarta Pusat based on the Notarial Deed No. 137 dated June 29, 1995 of Winanto Wiryomartani, S.H., Notary in Jakarta. The Company began operating activities in 1997 as a ceramic manufacturer.

Selengkapnya di halaman CAKK

Tentang Phapros Tbk.

PT Phapros Tbk was established under the name of N.V. Pharmaceutical Processing Industries, in short N.V. Phapros, based on Notarial Deed No 54 of Tan A Sioe dated 21 June 1954, which later became PT Pharmaceutical Processing Industries, in short PT Phapros based on Notarial Deed No.43 of E. Pondaag, replacing R.M. Soerojo, dated 5 September 1995, which finally became PT Phapros based on Notarial Deed No. 48 of Prof. Dr. Liliana Tedjosaputro, S.H., M.H., MM., dated 12 April 2006. The Company’s immediate and ultimate parent entity is PT Rajawali Nusantara Indonesia, incorporatedand domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PEHA