Perbedaan Chainbase dan Wanchain: Chainbase diperdagangkan di Rp1.172 (kapitalisasi pasar Rp423,89M, volume 24 jam Rp73,8M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: Chainbase lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 198,9M / 210M WAN (95%) milik Wanchain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| C | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,89M | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp73,8M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →