Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chainbase dan Walrus: Chainbase diperdagangkan di Rp1.176 (kapitalisasi pasar Rp426,08M, volume 24 jam Rp74,42M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp551,85 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp67,32M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Chainbase, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| C | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp426,08M | Rp1,35T |
Volume (24h) | Rp74,42M | Rp67,32M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token Chainbase saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp1.205,325 dan market cap Rp438,03 juta. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages, sementara oscillators netral. Token mengalami sirkulasi 37% dari total supply 1 juta token dengan rata-rata hold time 9 hari. Level support kunci berada di Rp1.141-Rp1.198, resistance di Rp1.256-Rp1.314.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika token bisa bertahan di atas support Rp1.141, namun risiko likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem blockchain Chainbase.
Token WAL saat ini diperdagangkan pada Rp567,73 dengan kapitalisasi pasar Rp1,4 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. RSI 6 periode di level 29,78 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound, sementara support kunci berada di Rp547. Tokenomics menunjukkan 50% sirkulasi dari total supply 5 juta token dengan rata-rata hold time 22 hari.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish jangka pendek namun peluang rebound dari level oversold. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, sementara peluang terletak pada potensi pemulihan teknis dari level support kritis. Investor perlu memantau volume perdagangan dan momentum breakout di atas resistance Rp572.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →