Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chainbase dan Terra USD: Chainbase diperdagangkan di Rp1.176 (kapitalisasi pasar Rp426,08M, volume 24 jam Rp74,42M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp99,29 (kapitalisasi pasar Rp553,89M, volume 24 jam Rp15,6M). Perbedaan utamanya: Terra USD lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| C | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp426,08M | Rp553,89M |
Volume (24h) | Rp74,42M | Rp15,6M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 56 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token Chainbase saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp1.205,325 dan market cap Rp438,03 juta. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages, sementara oscillators netral. Token mengalami sirkulasi 37% dari total supply 1 juta token dengan rata-rata hold time 9 hari. Level support kunci berada di Rp1.141-Rp1.198, resistance di Rp1.256-Rp1.314.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika token bisa bertahan di atas support Rp1.141, namun risiko likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem blockchain Chainbase.
Terra USD (USTC) saat ini diperdagangkan di Rp103,009 dengan sinyal keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. Token ini memiliki market cap Rp574,45 juta dengan 92% supply beredar. Level support kunci berada di Rp99-Rp101, sementara resistance di Rp103-Rp106. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook jangka pendek netral-bullish dengan momentum terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, namun risiko tinggi volatilitas dan tekanan regulator kripto tetap menjadi perhatian. Investor harus memantau volume perdagangan dan sentimen komunitas secara ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →