Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chainbase dan Oasis Network: Chainbase diperdagangkan di Rp1.176 (kapitalisasi pasar Rp425,36M, volume 24 jam Rp73,72M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp101,64 (kapitalisasi pasar Rp805,13M, volume 24 jam Rp23,75M). Perbedaan utamanya: Oasis Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 7,9B / 10B ROSE (80%) milik Oasis Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Oasis Network selama 59 Hari.
| C | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,36M | Rp805,13M |
Volume (24h) | Rp73,72M | Rp23,75M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 59 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token Chainbase saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp1.205,325 dan market cap Rp438,03 juta. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages, sementara oscillators netral. Token mengalami sirkulasi 37% dari total supply 1 juta token dengan rata-rata hold time 9 hari. Level support kunci berada di Rp1.141-Rp1.198, resistance di Rp1.256-Rp1.314.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika token bisa bertahan di atas support Rp1.141, namun risiko likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem blockchain Chainbase.
Oasis Network (ROSE) saat ini diperdagangkan di level Rp104,663 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan indikator moving average. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp830,03M dengan 80% supply beredar. Harga berada di dekat support kunci S1 (Rp104) dengan tekanan jual dominan. Tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support Rp101, sementara risiko utama adalah breakdown teknis dan rendahnya likuiditas. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Oasis untuk sinyal reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →