Perbedaan Chainbase dan Parcl: Chainbase diperdagangkan di Rp1.163 (kapitalisasi pasar Rp423,7M, volume 24 jam Rp73,84M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp117,98 (kapitalisasi pasar Rp48,56M, volume 24 jam Rp5,03M). Perbedaan utamanya: Chainbase jauh lebih besar — sekitar 8,7× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 412,3M / 1B PRCL (42%) milik Parcl. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| C | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,7M | Rp48,56M |
Volume (24h) | Rp73,84M | Rp5,03M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →