Perbedaan Chainbase dan Peanut the Squirrel: Chainbase diperdagangkan di Rp1.152 (kapitalisasi pasar Rp423,7M, volume 24 jam Rp73,84M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp775,86 (kapitalisasi pasar Rp768,92M, volume 24 jam Rp126,6M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Chainbase dibatasi (362,6M / 1B C (37%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Peanut the Squirrel selama 40 Hari.
| C | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,7M | Rp768,92M |
Volume (24h) | Rp73,84M | Rp126,6M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 9 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →