Perbedaan Chainbase dan NAVI Protocol: Chainbase diperdagangkan di Rp1.172 (kapitalisasi pasar Rp423,89M, volume 24 jam Rp73,8M), sedangkan NAVI Protocol diperdagangkan di Rp126,33 (kapitalisasi pasar Rp103,57M, volume 24 jam Rp4,29M). Perbedaan utamanya: Chainbase jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar NAVI Protocol, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 816,2M / 1B NAVX (82%) milik NAVI Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan NAVI Protocol selama 11 Hari.
| C | NAVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,89M | Rp103,57M |
Volume (24h) | Rp73,8M | Rp4,29M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 816,2M / 1B NAVX (82%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →NAVI Protocol adalah protokol oracle dan lending terdesentralisasi di blockchain Sui. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam aset crypto tanpa perantara, membangun ekosistem keuangan yang sepenuhnya otonom. NAVI menghadirkan infrastruktur DeFi modular dengan berbagai modul kontrak, termasuk incentivev2, calculator, dynamiccalculator, dan storage. Modul-modul ini meningkatkan fungsionalitas demi pengalaman pengguna yang lebih baik. Untuk alamat kontrak dan detail teknis, silakan kunjungi NAVI Protocol Developer Docs.
Selengkapnya di halaman NAVX →