Perbedaan Chainbase dan Kaspa: Chainbase diperdagangkan di Rp1.156 (kapitalisasi pasar Rp416,72M, volume 24 jam Rp75,32M), sedangkan Kaspa diperdagangkan di Rp521,03 (kapitalisasi pasar Rp14,32T, volume 24 jam Rp143,89M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 34,4× kapitalisasi pasar Chainbase, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 27,6B / 28,7B KAS (97%) milik Kaspa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Kaspa selama 39 Hari.
| C | KAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp416,72M | Rp14,32T |
Volume (24h) | Rp75,32M | Rp143,89M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 27,6B / 28,7B KAS (97%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →