Perbedaan Chainbase dan Immutable: Chainbase diperdagangkan di Rp1.170 (kapitalisasi pasar Rp423,89M, volume 24 jam Rp73,8M), sedangkan Immutable diperdagangkan di Rp2.388 (kapitalisasi pasar Rp4,82T, volume 24 jam Rp196,25M). Perbedaan utamanya: Immutable jauh lebih besar — sekitar 11,4× kapitalisasi pasar Chainbase, dan suplai beredar Chainbase 362,6M / 1B C (37%) dibanding 2B / 2B IMX (100%) milik Immutable. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Immutable selama 47 Hari.
| C | IMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,89M | Rp4,82T |
Volume (24h) | Rp73,8M | Rp196,25M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 2B / 2B IMX (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Immutable X adalah solusi scaling layer-two pertama untuk NFT pada Ethereum. IMX adalah token utility native ERC-20 yang dapat digunakan untuk biaya layanan, staking, dan tata kelola. Sejumlah 20% dari biaya protokol harus dibayar dalam IMX, dan pengguna bisa staking IMX untuk menerima bagian dari biaya jaringan.
Selengkapnya di halaman IMX →