Perbedaan Chainbase dan Hooked Protocol: Chainbase diperdagangkan di Rp1.100 (kapitalisasi pasar Rp426,03M, volume 24 jam Rp94,83M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Chainbase jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai Chainbase dibatasi (387M / 1B C (39%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 10 Hari dan Hooked Protocol selama 20 Hari.
| C | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp426,03M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp94,83M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 387M / 1B C (39%) | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 10 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →