Perbedaan Chainbase dan Dai: Chainbase diperdagangkan di Rp1.169 (kapitalisasi pasar Rp423,7M, volume 24 jam Rp73,84M), sedangkan Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 218,1× kapitalisasi pasar Chainbase, dan suplai Chainbase dibatasi (362,6M / 1B C (37%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Dai selama 29 Hari.
| C | DAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,7M | Rp92,41T |
Volume (24h) | Rp73,84M | Rp1,28T |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 5,4B DAI |
Typical Hold Time | 9 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →