Perbedaan Chainbase dan Core: Chainbase diperdagangkan di Rp1.108 (kapitalisasi pasar Rp427,55M, volume 24 jam Rp91,7M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp340,06 (kapitalisasi pasar Rp425,28M, volume 24 jam Rp48,2M). Perbedaan utamanya: Chainbase dan Core berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chainbase 387M / 1B C (39%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 10 Hari dan Core selama 39 Hari.
| C | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp427,55M | Rp425,28M |
Volume (24h) | Rp91,7M | Rp48,2M |
Suplai yang Beredar | 387M / 1B C (39%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →