Perbedaan Chainbase dan Centrifuge: Chainbase diperdagangkan di Rp1.165 (kapitalisasi pasar Rp423,7M, volume 24 jam Rp73,84M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp3.202 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Chainbase, dan suplai Chainbase dibatasi (362,6M / 1B C (37%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chainbase selama 9 Hari dan Centrifuge selama 4 Hari.
| C | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,7M | Rp1,85T |
Volume (24h) | Rp73,84M | Rp154,54M |
Suplai yang Beredar | 362,6M / 1B C (37%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 9 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →