Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bayan Resources Tbk. (BYAN) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Bayan Resources Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bayan Resources Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Bayan Resources Tbk. diperdagangkan di Rp11.500 (kapitalisasi pasar 380,83 T, volume 24 jam 93,1 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Bayan Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 401,8× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 93,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BYANSQMI
Kapitalisasi Pasar
380,83 T947,79 M
Volume
93,1 rb13,56 jt
Lot
931135,59 rb
Perputaran
1,07 M797,5 jt
Harga Rata-rata
11.467,7558,82
Nilai Transaksi
1,07 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
11.42557
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,4 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BYAN
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Bayan Resources Tbk.

Bayan Resources Tbk, PT (the company) was established on 7 Oct 2004 based on Notaries Deed No. 12 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Dec 21, 2004. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 7 of Aulia Taufani, S.H., dated Jun 2, 2008, concerning among others, increase authorized, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman BYAN

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI