Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bayan Resources Tbk. (BYAN) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bayan Resources Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bayan Resources Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bayan Resources Tbk. diperdagangkan di Rp11.500 (kapitalisasi pasar 380,83 T, volume 24 jam 93,1 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb). Perbedaan utamanya: Bayan Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 560,6× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Bayan Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (93,1 rb vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BYANIKBI
Kapitalisasi Pasar
380,83 T679,32 M
Volume
93,1 rb83,5 rb
Lot
931835
Perputaran
1,07 M47,29 jt
Harga Rata-rata
11.467,75566,29
Nilai Transaksi
1,07 M47,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
11.425560
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,4 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BYAN
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bayan Resources Tbk.

Bayan Resources Tbk, PT (the company) was established on 7 Oct 2004 based on Notaries Deed No. 12 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Dec 21, 2004. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 7 of Aulia Taufani, S.H., dated Jun 2, 2008, concerning among others, increase authorized, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman BYAN

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI