Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bayan Resources Tbk. (BYAN) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Bayan Resources Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bayan Resources Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Bayan Resources Tbk. diperdagangkan di Rp14.400 (kapitalisasi pasar 400 T, volume 24 jam 1,18 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp300 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 208,2 rb). Perbedaan utamanya: Bayan Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 108,7× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Bayan Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,18 jt vs 208,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BYANGGRP
Kapitalisasi Pasar
400 T3,68 T
Volume
1,18 jt208,2 rb
Lot
11,78 rb2,08 rb
Perputaran
15,85 M62,66 jt
Harga Rata-rata
13.461,44300,95
Nilai Transaksi
15,85 M62,66 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
304
Volume Ekuilibrium Indikatif
2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BYAN
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Bayan Resources Tbk.

Bayan Resources Tbk, PT (the company) was established on 7 Oct 2004 based on Notaries Deed No. 12 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Dec 21, 2004. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 7 of Aulia Taufani, S.H., dated Jun 2, 2008, concerning among others, increase authorized, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman BYAN

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP