Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) vs Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN)

Eagle High Plantations Tbk.Trading
Krida Jaringan Nusantara TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eagle High Plantations Tbk. dan Krida Jaringan Nusantara Tbk: Eagle High Plantations Tbk. diperdagangkan di Rp89 (kapitalisasi pasar 2,81 T, volume 24 jam 26,46 jt), sedangkan Krida Jaringan Nusantara Tbk diperdagangkan di Rp160 (kapitalisasi pasar 79 M, volume 24 jam 5,92 jt). Perbedaan utamanya: Eagle High Plantations Tbk. jauh lebih besar — sekitar 35,6× kapitalisasi pasar Krida Jaringan Nusantara Tbk, dan Eagle High Plantations Tbk. lebih aktif diperdagangkan (26,46 jt vs 5,92 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BWPTKJEN
Kapitalisasi Pasar
2,81 T79 M
Volume
26,46 jt5,92 jt
Lot
264,58 rb59,17 rb
Perputaran
2,36 M961,66 jt
Harga Rata-rata
89,13162,52
Nilai Transaksi
2,36 M961,66 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
89158
Volume Ekuilibrium Indikatif
825,3 rb27,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BWPT
Lihat detail
KJEN
Lihat detail

Tentang Eagle High Plantations Tbk.

PT Eagle High Plantations Tbk formerly PT BW Plantation (the company) was established under its original name of PT Bumi Perdana Prima International base on notarial deed No.13 of Mr Paulus Widodo, S.H, dated on Nov 6, 2000. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 67 of Mr Muhamad Hanafi, S.H., dated Feb 18, 2008, concerning among others, the change in the Company’s name, par value, authorized share, paid up capital, board of commission and director, and public offering.

Selengkapnya di halaman BWPT

Tentang Krida Jaringan Nusantara Tbk

PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (the Company) was established in Jakarta based on the NotarialDeed No. 5 dated October 1, 1998 of Saal Bumela, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman KJEN